perempuanku buang kutang
demi tutupi hutang
karena hakim-hakimmu buta hukum
karena polisi-polisimu hanya polusi
bocahku mati menggelepar
tangan lapar datang menampar
karena penguasa berotak pengusaha
karena pejabat selaknat penjahat
gadisku lelah menangis
sadari nasib terlalu bengis
karena yang perkasa terus memperkosa
karena yang gagah makin gegabah
kakekku terus mengumpat
saat sehat, saat sekarat
karena sejarah telah dijarah
karena mawar terasa hambar
aku kesal, mungkin juga menyesal
lahir di negeri ini
:disini, indonesia aku menggugatmu!
2008
Minggu, 18 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar